Pada saat bumi tercipta dalam rahmat-Nya, aku terbiasa menunggu hal yang membuat hati dan pikiranku senang,,,, rasa senang akan berhasilnya nafsu duniaku terpenuhi…
Coba katakan pada diri sendiri bahwa diri ini tlah lelah menunggu… aku harus berjuang bersama teman-teman yang setia terhadap dien-Nya……….
Dengan perasaan yang membuat mati hati dan pikiran busuk, tercium bau busuk hingga ke negeri sebrang, andai semua tlah pergi dan tinggal diri ini yang lelah dalam kebusukan, katakan pada diri ini wahai diri yang tersenyum saat sahabat berhasil menempuh hidup yang bahagia.
Anjing maut yang berlari menuju kekafiran insan yang telah lelah menunggu..
“Perjuangan ini belum berakhir, namun perjuangan ini baru aku mulai”
yang terdalam adalah peristiwa yang tak bisa di ulang kembali, yang bisa terpancar setelah bumi berpijak dalam kedalaman semesta….
Anturan yang terpaut oleh masa lama, cukup terasa berat dalam berjalan dan berlari….. hidup yang sulit dan mencekam, tak sedamai hati yang berlabuh, dan terdengar hantu yang tertawa saat ku kenang semua yang tlah berlalu….
Jika yang tercipta adalah bumi yang hidup kembali setelah matinya, saat-saat hati mencari setitik rahmatNya dalam kasih dan pelukan terhangat.
Wahai diri yang tlah lama terjebak dalam mati, yang tlah lama terpanggil oleh Ilahi tak bisakah kau kembali mengukir semua itu dengan baik,dengan segala yang kau punya………………………………!
Pada suatu hari, tepatnya hari minggu 09 februari 2009. pagi yang indah namun
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar